Zhejiang Shunshi Cerdas Technology Co, Ltd.

blog

Rumah / blog / Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perancangan sistem ventilasi AC sentral(1)

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perancangan sistem ventilasi AC sentral(1)

Berita Perusahaan-

1. Jarak antara suplai udara dan outlet pembuangan harus sesuai
Jaga jarak minimal 3 meter antara ventilasi pembuangan dan ventilasi suplai udara untuk mencegah korsleting pada aliran udara.
2. Pilih peredam yang tepat
Pada prinsipnya, kesalahan keseimbangan tekanan udara sistem berada dalam kisaran 10% -15%. Tidak perlu memiliki katup pengatur, namun nyatanya sangat sulit untuk mengatur tekanan udara hanya dengan ukuran pipa udara. Oleh karena itu, perlu dipasang katup pengatur volume udara. Lakukan penyesuaian.
① Katup pengatur volume udara harus dipasang di cabang pipa udara. Katup pengatur tiga arah dapat dipasang di cabang tiga arah, atau katup pengatur dapat dipasang di cabang.
②Lingkaran yang jelas-jelas tidak menguntungkan mungkin tidak dilengkapi dengan katup pengatur untuk mengurangi kehilangan resistansi.
③Katup pengatur kebakaran dapat digunakan untuk menggantikan katup pengatur di tempat yang memerlukan katup pemadam kebakaran.
④Kisi-kisi tuyere pada saluran keluar udara harus berupa kisi-kisi dengan katup pengatur. Jika kebutuhannya tidak tinggi, dapat digunakan double louver tuyere, dan volume udara dapat diatur dengan mengatur sudut tuyere.
⑤ Peredam yang dapat dibuka dan ditutup sebaiknya dipasang pada saluran masuk udara segar. Di daerah yang sangat dingin, peredam penahan panas harus dipasang. Jika ada kontrol otomatis, sebaiknya gunakan peredam listrik.
3. Tata letak saluran
① Untuk meminimalkan resistensi lokal, yaitu mengurangi jumlah siku, tee, dan reduksi
Jari-jari kelengkungan bagian tengah siku tidak boleh kurang dari diameter atau panjang sisi saluran, umumnya dapat digunakan 1,25 kali diameter atau panjang sisi
③Untuk memudahkan penyesuaian sistem saluran udara, lubang pengukur tekanan harus disediakan sebelum dan sesudah titik cabang pipa utama. Jarak antara lubang pengukur tekanan dan pipa parsial depan harus lebih besar dari 5b (b adalah sisi panjang saluran persegi panjang atau diameter saluran melingkar), dan jarak dari pipa parsial belakang tidak boleh kurang dari 2b. Bagian pipa yang aliran udaranya relatif stabil di saluran keluar ventilator harus disediakan untuk lubang pengukur tekanan.
4. Lokasi saluran masuk udara segar
① Saluran masuk udara harus ditempatkan di tempat dengan udara luar yang relatif bersih untuk menjamin kualitas udara
②Sebaiknya dipasang di dinding utara, hindari di atap dan dinding barat, dan sebaiknya dipasang di bawah naungan bangunan agar suhu udara luar di musim panas dapat diturunkan.
③Jarak antara bagian bawah saluran masuk udara dan permukaan luar tidak boleh kurang dari dua meter. Jika saluran masuk udara diatur di area hijau, jaraknya tidak boleh kurang dari satu meter.
④ Sedapat mungkin diatur pada sisi yang melawan arah angin dari saluran keluar pembuangan, dan lebih rendah dari saluran keluar pembuangan, dan usahakan menjaga jarak tidak kurang dari 10 meter
[#masukan#]
Hubungi Sekarang

Hubungi Kami

SHUNSHI menyediakan serangkaian layanan dukungan teknis untuk memastikan bahwa pelanggan dapat memilih, memasang, dan memelihara produk ini dengan benar.

[#masukan#]
Hubungi Sekarang