5. Persyaratan saluran keluar udara baru
①Tirai tetap harus digunakan
②Penutup kedap air harus digunakan di daerah hujan untuk mencegah masuknya air hujan
③Untuk mencegah masuknya burung, jaring logam harus dipasang di daun jendela
6. Metode pipa knalpot baru
Perancangan sistem pembuangan yang mirip dengan kamar hotel dapat dipertimbangkan sebagai berikut: Gunakan exhaust fan untuk membuang udara dalam ruangan ke langit-langit koridor, dan memasang saluran pembuangan di koridor untuk membuang udara. Agar limbah panas dapat dimanfaatkan secara efektif, exhaust fan dapat dipasang di kamar mandi.
7. Jarak antara tuyere dan dinding samping
Jarak antara saluran keluar udara dan dinding tidak boleh kurang dari 1 meter
8. Pemilihan saluran keluar udara
①Ventilasi louver dua lapis untuk saluran keluar udara segar dan saluran keluar pasokan udara
② Saluran keluar kisi-kisi untuk saluran keluar udara balik
③Kisi-kisi dua lapis untuk ventilasi pembuangan
④Sistem fluor umumnya memiliki volume udara yang relatif kecil. Jika pemanasan diperlukan di musim dingin, kisi-kisi dua lapis sebaiknya digunakan sebagai pengganti diffuser.
⑤ Penutup dua lapis dengan katup pengatur sebaiknya digunakan jika koil kipas memiliki dua saluran keluar udara
9. Kondensasi dari tuyere
Kondensasi tuyere disebabkan oleh tuyere yang kecil dan suhu yang rendah. Dapat menambah ukuran tuyere untuk mencegah kondensasi
10. Perhitungan tekanan statis kotak
①Kecepatan angin yang dikendalikan dari kotak tekanan statis tidak boleh lebih dari 1,5m/s
②Luas penampang saluran keluar udara A=G/V (G adalah volume pasokan udara), luas penampang harus sama ke segala arah
③Sistem umum dapat menggantikan kotak tekanan statis dengan pengurang tuyere dan peredam suara.
11. Penentuan jumlah pergantian udara untuk pencegahan dan pembuangan asap
①Ruang pompa kebakaran tidak kurang dari 4 kali
②Ruang gardu induk 5-8 kali
③Ruang gardu induk 5-8 kali
④Koridornya lebih dari 60 meter dan digunakan sebagai tempat pembuangan asap
⑤ Saluran keluar udara multi-daun yang biasanya terbuka untuk ruang depan elevator, satu di setiap lantai
⑥ Tangga menggunakan ventilasi kisi-kisi yang dapat digantung sendiri, satu di lantai 2-3
12. Keadaan tekanan udara ruangan
① Ruang AC di dalam gedung harus menjaga tekanan positif.
②Tekanan negatif harus dipertahankan di toilet, kamar kecil, dan berbagai ruang peralatan di dalam gedung
③Kamar hotel harus menjaga tekanan positif, dan kamar mandi harus menjaga tekanan negatif
④Ruang depan restoran harus menjaga tekanan positif, dan dapur harus menjaga tekanan negatif. Tekanan udara di restoran harus berada di antara ruang depan dan dapur.
13. Prinsip tata letak saluran udara di langit-langit
Dari atas ke bawah adalah: saluran pembuangan, saluran pembuangan, saluran suplai, pipa air.
14. Posisi relatif dari ventilasi suplai udara dan ventilasi pembuangan
Jika ruangan ber-AC memiliki saluran suplai dan pembuangan udara paralel, saluran keluar suplai dan pembuangan udara sebaiknya tidak diatur berdampingan sejauh mungkin, dan sebaiknya diatur secara terhuyung-huyung.
15. Desain saluran suplai udara
Usahakan untuk mencegah angin bergerak mundur di dalam pipa suplai udara untuk memastikan aliran udara dan efek saluran keluar udara yang baik di dalam pipa.
16. Tumpang tindih tee dan saluran